Selasa, 22 Oktober 2013

Maafkan Aku

Maafkan aku,
anggap saja semua salahku,
memang salahku,
semua yg terjadi padamu,
mungkin karena aku,
karena aku tak mampu,
tak ada yang ingin melihatmu merenung,bahkan aku,
tapi memang inilah hidupku,
dan kamu memilih aku,

Berilah aku waktu,
kesempatan untukku,
untuk membuktikan kataku,

aku tak membual untukmu,
semua sungguh serius padamu,

aku mencintaimu,
meski kau pertanyakan itu,
meski kau meragukanku,

maafkan aku,anggap semua salahku.

Hancurlah Indonesiaku

Dikandung badanmu,kini telah terkoyak,
amburadul oleh rakyatmu sendiri,
digerogoti,makin habis,tinggal menunggu waktu,kapan hancurmu?

Kakimu pun tak kan mampu kemana,
lemah,terjerat,diikat dengan tuanmu sendiri,

Rakyatmu tertipu, diadu bagai domba,
yang baik jadi jahat, yang jahat dipoles jadi baik (tetap saja busuk).

Ditanahmu,akan mengalir darah,
sama seperti dulu saat memperjuangkanmu,
dan kini rakyatmu (yang telah ditipu) sendiri yang akan menghancurkanmu,

menghancurkan jirih payah pahlawanmu,
merenggut mimpi pejuangmu,

semua menunggu waktu,hancur karena serakah,
hancurlah,
menjadi sejarah, kita pernah merdeka.

Selasa, 15 Oktober 2013

Melawan Dunia

Sungguh dunia ini sungguh2 sementara,
fana dan penuh tipu daya,
bila kau mellhat, bila kau merasa dan berpikir.

Aku tak mengerti apa artinya ini,
harus berjalan ditempat ini,
bertahan dalam kepedihan ini,

ingin melawan,tapi siapa yg dilawan?
Aku hanya seperti sehelai daun,yg jatuh lalu tertiup angin, lalu akan kemana?

Tapi kadang aku berpikir, dunia harus dikalahkan,
aku tak boleh meratap, aku harus beranjak,
siapkan amunisi, susun rencana, dan lakukan...

Boomm...