Aku berlari,
terasa jauh tak sampai,
jatuh,
ku bangun lagi,
ku berdiri,
ku berlari lagi dan menubruk, remuk,
tapi aku,
hanya bayangmu yg ku rengkuh,
dalam samar seremang redup pandangku,
sedikit sisa wangimu yg kucium,
harum makin berlalu,mengharu, biru lalu kelabu menusukku...
Kau apa?
Aku apa?
Hati ini tak mampu menggapai, hanya merengek mengharapi,
hanya memimpikan harapkan tanpa ada jalan,
lihatlah keremukan hatiku,
dengarlah kepayahan nafasku,
aku menunggumu dg sekuatku menunggu, meski sia-sia, meski nol ada, meski , meski, meski dan meski smua mati,
tapi aku punya kasih untukmu, meski tak sampai...
tapi sampai mati untukmu,
Sabtu, 24 September 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar