Hay sahabat2 yg trbaik, smoga mlm ini msh dlm keadaan yg terbaik(waktu nulis ini,pas malem),berkumpul dg orang2 trbaik,dan bercerita tentang yg trbaik,dan pny rencana utk esok yg trbaik.
Berjumpa lagi dg aq,dg ocehan2ku yg kadang gak jelaz maksud dan sumbernya,tapi ini sbatas share rasa hati yg ringan,smoga bisa sampai di hati kalian juga.
Yups...kembali dg TOREHAN HATI,yg mlm ini akan bicara untuk *memilih atau dipilih*.
Setelah kemarin,kita punya kesadaran untuk sadar,berarti kita bisa,dan harus bisa memilih kan?iya memilih utk yg tidak salah pastinya.
Saya berceloteh,anda yg membaca. (dan terakhir bisa protes koq).
Monggo... (silahkan).
[biasakan,membaca ini dengan tenang,seperti di perpustakaan atau rumah sakit, HARAP TENANG]
Sebagai makhluk yg diciptakan dari Yang Maha Pencipta,tentu Qt adalah sebuah makhluk terencana,dg kehidupan dan sgalanya yang sdetail apapun itu,aq yakin smua itu adl terencana dr Yang Maha Rencana.
Jadi dg kata lain selama ini jika aq melakukan yg salah dan melakukan yg benar adl hal yg sudah terencana?
Berarti dosa, adl sebuah salah yg terencana?
Berarti siapa yg salah?siapa yg dosa?
[tunggu dulu,jangan berkesimpulan scepat itu]
Memang benar,smua ini terencana,bahkan sebuah kesalahan pun mungkin sudah terencana,tapi dsamping itu,Qt juga punya kesempatan untuk *memilih* kan?
dan (mungkin) setiap manusia slalu diberi dua pilihan antara yg tidak salah dan salah.
Jadi,sebuah dosa karna kesalahan adl karena Qt memilih yg salah,dan bukan karena Qt *dipilih* untuk salah.
[diulang lagi,biar jelas?atau biar tambah bingung?]
Intinya, Qt adl terencana,tapi bukan terencana utk salah,jika Qt salah,itu karena Qt *memilih* yg salah,bukan *dipilih*.
Smoga,Qt adl termasuk manusia yg pandai memilih.
[skali lagi,ini hanya torehan hati,banyak yg kurang,dan yg perlu diperbaiki,boleh kritik,saran,setuju atau tidak,ada tambahan,silahkan ditulis].


0 komentar:
Posting Komentar